Ibu Guru Hamil Di Kencani Siswa berusia 15 tahun

0 komentar

GuruIbu Guru Kencani Siswa berusia 15 tahun, Selama ini kita selalu patuh dengan yang namanya guru, sosok pahlawan tanpa tanda jasa yang selalu membimbing dan mengajari kita. Agar semakin baik seorang guru harus bisa menjadi panutan sekelilingnya. Bisa digugu dan ditiru (didengar dan diteladani, red). Namun guru yang satu ini memang agak aneh, entah memang "butuh" atau cari "brondong".

Lantaran terobsesi dengan salah satu siswa laki-laki berusia 15 tahun, seorang ibu guru yang mengajar di South Leicestershire College di Wigston, Inggris ini melakukan hal-hal tak pantas hingga ia harus mendekam di tahanan. Ia dituduh pernah telanjang dan bersebadan dengan bocah itu.

Anne Poli Page (47), mengatakan kepada bocah yang bersekolah di tempat lain itu, bahwa dirinya memiliki perkembangan hormon yang buruk dan tidak bisa menunggu sampai dia berusia 16 tahun. Bocah itu sendiri, sebenarnya adalah sahabat salah satu dari tiga anaknya.

Wanita yang menjadi orangtua tunggal itu pernah mendatangi sekolah sang bocah empat kali dan berpura-pura menjadi ibunya. Suatu kali, seorang staf mengatakan ia sakit sehingga mereka bisa menghabiskan hari bersama-sama.

Pengadilan mendengar bagaimana Poli Page rutin ke sekolah - yang tidak dapat disebutkan namanya karena alasan hukum - awal tahun lalu dengan memberinya makanan dan hadiah berupa raket tenis. Dia juga membayar tagihan telepon selularnya.

Karena alasan itu, Poli Page kemudian diskors dari South Leicestershire College setelah sang bocah melaporkan hubungannya itu kepada gurunya. Hakim Leicester mendengar bahwa Poli juga pernah mengandung bayi hingga tujuh tahun dengan seorang pemuda berusia 17 tahun. Sebelumnya ia juga telah diperingatkan tentang perilakunya yang tidak pantas dengan siswa laki-laki lain.

Selama sidang Senin lalu, dia diperintahkan untuk menandatangani semua tuduhan itu.

Poli Page, perempuan asal dari Blaby, Leicestershire ini mengaku bersalah telah mengganggu remaja lewat SMS dan panggilan telepon. Namun dia menyangkal melakukan penyerangan seksual.Dia kemudian dibebaskan dengan jaminan dan mengatakan tidak akan mengulangi perbuatannya
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Primbon Ramalan Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger