Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Mkios telkomsel

WordPad 2009

WordPad 2009,tampilannya mirip vista. jadi notepadx diganti ini aja oke merupakan aplikasi baru yang menawarkan multi dokumen dalam tab, icon Windows 7, dan interface ribbon Microsoft Office 2007. Namun, sayangnya WordPad 2009 belum memiliki interface seperti WordPad dalam Windows 7.Perbedaan antara interface ribbon WordPad 2009 dan WordPad Windows 7 adalah WordPad 2009 dapat melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan di WordPad Windows 7, yakni mengedit multi dokumen di tab WordPad. Untuk WordPad 2009 lebih mengutip kemampuan dari Notepad 2008,

Filenya kecil kok,kalau anda berminat,silahkan di download dibawah ini

Mkios telkomsel

7 Tips Asyik Windows 7

Sudahkah mencoba Windows 7? Kuasai langkah-langkah cepat berkomputer dengan Windows 7, agar kinerja dengan sistem operasi yang masih uji coba itu bisa lebih mantap.


1. Agar Lagu MP3 tetap utuh

Windows 7 memiliki kelemahan di Windows Player 12 karena bug jahat yang dimilikinya. Bug ini otomatis akan menambahkan metadata yang hilang, termasuk album art. Masalahnya hal ini bisa mengakibatkan file tersebut tidak utuh lagi.

Untuk memperbaikinya, install updatenya dari situs Microsoft.


2. Klik Kanan yang Makin Sakti

* Klik kanan pada bagian kosong di desktop untuk mengatur resolusi layar, jadi tak perlu melalui display setting dulu.
* Klik kanan pada ikon Explore di taskbar, untuk mengakses folder sistem yang umum digunakan seperti Documents, Pictures, dan lainnya dengan lebih cepat.
* Sedangkan bila tidak ingin menggunakan Internet Explorer dan ingin memindahkannya dari taksbar, klik kanan saja pada ikon IE, lalu pilih "Unpin this program from the taskbar", kemudian instal browser lain.


3. Jalan pintas (shortcut) pada keyboard

* Alt+P: Untuk menampikan atau menyembunyikan tampilan jendela Explorer
* Windows Logo+G: Menampilkan gadget di muka windows-windows lainnya
* Windows Logo++ (tombol plus): Zoom in
* Windows Logo+- (tombol minus): Zoom out
* Windows Logo+Up: Memperbesar ukuran window
* Windows Logo+Down: Memperkecil ukuran window
* Windows Logo+Left: Bergerak menuju sisi kiri layar
* Windows Logo+Right: Bergerak menuju sisi kanan layar
* Windows Logo+Home: Meminimize/merestore window lain kecuali yang sedang ditampilkan


4. Mengatur UAC (User Account Control)

Jengkel dengan banyaknya 'peringatan' (alert) seperti pada Windows Vista? Aturlah dengan langkah berikut: Start -> Control Panel -> Change User Account Control Settings.


5. Menulis Cakram Digital

Windows 7 akhirnya menyediakan layanan untuk mem-'burn' file ISO langsung ke bentuk CD atau DVD. Untuk memudahkannya, tinggal double klik pada file tersebut, pilih drive dengan disk kosong lalu klik Burn.


6. Akses video lebih cepat

Klik kanan pada menu Start, lalu menuju Properties -> Start Menu -> Customize, dan set pilihan video pada "Display as a link". Kini bisa mengakses folder video dengan langkah singkat.


7. Bagi Flickr

Memiliki account di Flickr? Untuk mempercepat membukanya, kunjungilah situs I Started Something, kemudian downloadlah Connector-nya, lalu pilih Open. Dengan ini, "Flickr Search' akan ditambahkan di folder Searches, pun bisa mencari foto lewat desktop . (windows)
Mkios telkomsel

Tambah 20 % Bandwidth Internet pada Windows

Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal, so.. jka anda ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.

Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :

1. Klik Start
2. Klik Run
3. Ketik gpedit.msc
4. kemudian klik Ok
5. Setelah masuk klik Administrative Templates
6. kemudian Klik Network
7. setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
8. kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
9. Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
11. Klik Apply,ok
12. Kemudian keluar dan Restart komputer

Sekarang Compie kamu akan terasa lebih cepat koneksinya
(mkiosonline.info)
Mkios telkomsel

Optimalisasi Windows XP

Di tempat anda, mungkin banyak orang yang bisa meng- install program. Namun saya yakin sangat sedikit sekali yang mengerti dan mau memahami seni dari proses install tersebut sehingga menghasilkan PC yang optimal.
Sering kita jumpai, komputer sekelas Pentium IV masih dikatakan lambat.

Padahal sudah dilakukan berbagai upaya untuk menambah memori dan meningkatkan prosesor. Namun tetap saja, masih ada beberapa proses yang dianggap lambat.
Dengan settingan berikut, anda bisa menyulap Pentium III secepat Pentium IV.

Ruang-ruang yang akan kita sentuh adalah sebagai berikut :
My Computer | Properties | Advanced | Best Performance
Buang tanda cek semua kecuali style dan icon desktop, biar tampilannya masih XP Style
Control Panel | Services
Klik 2x dan pilih stop (ingat baca deskripsinya terlebih dahulu), bisa2 system crash

1. System Properties
2. System Configuration
3. Registry

1. System Properties
Adalah ruang berisi informasi tentang nama dan organisasi pemilik. Anda bisa membukanya dengan klik kanan pada icon MyKomputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
Ada beberapa rahasia yang akan kita obrak-abrik pada system properties ini, sehingga menghasilkan installasi yang optimal. Ikuti langkah berikut :

1. Klik kanan pada icon MyComputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
2. Klik menu System Restore , pastikan anda mengklik Turn Off System Restore On All Drives .

Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus.
3. Kemudian klik Advanced .
Terdapat 3 menu setting di bawahnya.

1.
* Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance . Lanjutkan dengan mengklik Apply . Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
* Selanjutnya klik Advanced , dan klik Change untuk merubah Virtual Memory.

(Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk.
* Pada sub menu Custome Size , terdapat kolom Initial Size . Isikan kolom dengan angka minimal 2 kali jumlah RAM yang anda pasang.

Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2 x kolom pertama. Jangan lupa klik Set . Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
* Sekarang, klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3 . Kemudian buang tanda Ceklis (v) pada Automatically Restart .
* Klik OK setelah selesai.
* Tutup System Properties dengan mengklik OK

Dari hasil otak-atik tadi, tampilan windows terasa amat membosankan. Semuanya serba Classic, seolah-olah bukan Windows XP.
Jangan khawatir, itu hanya sekedar tampilan yang bisa kita rubah setiap saat. Caranya :

1. Klik kanan di ruang kosong pada area Desktop dan pilih Properties sehingga muncul kotak dialog Display Properties
2. Klik menu Themes , kemudian pada kolom Themes dibawahnya, klik tanda panah ( Pop up ) dan pilih Windows XP .

Jika sebelumnya sudah terpilih Windows XP , maka pilih dulu Themes lain, kemudian klik panah lagi dan pilih Windows XP . Ini dilakukan untuk memancing tampilan Windows XP yang sesungguhnya.
3. Klik Apply dan lihat hasilnya.
4. Selanjutnya klik menu Desktop , perhatikan di bagian bawah. Disana terdapat sub menu Customize Desktop , klik menu tersebut.
5. Pada tampilan kotak dialog berikutnya, pastikan anda membuang tanda Ceklis (v) pada Run Desktop Cleanup Every 60 Days.

Ini dilakukan untuk menghindari penghapusan otomatis Windows terhadap icon-icon yang sudah dianggap tidak penting, padahal menurut kita masih sangat penting.
6. Klik OK dan OK lagi untuk menutup Display Properties


2. System Configuration
Please, jangan pusing dulu …
Ruang berikutnya yang akan kita bedah adalah System Configuration . Perhatikan langkah berikut :

1. Klik Start pilih Run dan ketik msconfig kemudian Ok atau langsung tekan Enter
2. Dideretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup . Klik menu tersebut.
3. Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis (v).

Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading .

1. Buang semua tanda ceklis dengan cara mengkliknya. Kemudian klik Apply
2. Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart .
3. Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.

Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop , anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang tentu saja berbahasa inggris. J
Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don't Show This Massage ….., (dst) kemudian klik OK . Maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart .
3. Registry
Registry adalah ruang Administrator Windows. Keluar masuknya program yang terinstall akan selalu melapor terlebih dahulu ke Registry .
Berikut ini adalah directory yang terdapat di Registry yang akan kita obrak-abrik J :

1.
1. HKEY_CLASSES_ROOT
2. HKEY_CURRENT_USER
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKEY_USERS
5. HKEY_CURRENT_CONFIG

Wah, istilah-istilah apapula itu ?..... Bah … J

Yang akan kita sentuh adalah bagian a dan b . Ikuti langkah berikut :

1. Klik Start pilih Run dan ketik regedit , klik OK atau langsung tekan Enter
2. Klik tanda plus (+) pada HKEY_CURRENT_USER
3. Klik tanda plus (+) pada Control Panel
4. Klik tanda plus (+) pada Desktop

( Perhatikan jendela sebelah kanan pada posisi Desktop. Terdapat sederetan String yang cukup memusingkan dan tentu saja berbahasa Inggris. J . Cari dan temukan MenuShowDelay . Jika sudah ketemu, klik dua kali dan rubah nilainya dari 400 menjadi 0, kemudian klik OK )
5. Sekarang kembali ke jendela sebelah kiri
6. Dibawah directory Desktop terdapat sub directory WindowsMetrics . Klik sub directory tersebut dan perhatikan jendela sebelah kanan.
7. Cari dan temukan MinAnimate , klik dua kali pada value tersebut dan rubah nilainya menjadi 1 , klik OK .

Sekarang tutup Registry dengan tombol Alt + F4 atau dengan mengklik tanda silang ( X) dibagian atas kanan jendela.
Restart Komputer anda dan lihat hasilnya.
Jika masih lambat, berarti CPU ente memang tidak OK
Mkios telkomsel

10 Langkah Instalasi Windows XP dengan USB

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.


3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
Mkios telkomsel

150 Tips & Trik For Windows

Setelah menginstalasi Windows dan aplikasi-aplikasi lain yangdibutuhkan ke dalam komputer, ada beberapa hal yang seharusnya Anda lakukan. Diantaranya adalah melakukan beberapa hal untuk mempercepat serta mempermudah kinerja komputer. Misalnya, mengatur agar komputer bisa restartlebih cepat, atau memunculkan menu tersembunyi, menggunakan shortcut untuk akses lebih cepat dan lain sebagainya.Semua hal di atas adalah sebagian kecil dari tip dan trik dasar Windows yang kami sampaikan berikut ini. Semua tip dan trik di sini kami

padukan menjadi 150 langkah mudah dan aman untuk dilakukan. 150 tip dan trik,termasuk beberapa panduan langkah demi langkah yang mudah berikut ini,akan menjadikan komputer Anda lebih nyaman bekerja. Tentu saja, akhirnya, produktivitas Anda di depan komputer kian berkembang.Sebuah komputer yang nyaman saja belum cukup tanpa dibarengiInstalasi program yang ada dalam tulisan ini kebanyakan berasal darsitus resmi Microsoft. Sehingga kecil kemungkinannya program-program inimenyebabkan error di PC. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik dasar pada Windows yang jarang terungkap! Instalasi Windows yang Mudah dan Menyenangkan

150 Tips Windows :

01. Back-up dahulu registry sebelum diedit. Caranya, klik Start|Run,
ketik regedit. Setelah muncul window registry, pilih menu File|Export.
Pada bagian Export range, pilih All dan tentukan nama file, akhiri dengan
klik tombol Save.

02. Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam Windows, namun
tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, masuk ke Control Panel|Add/Remove
Windows Component dan beri tanda centang pada program yang belum aktif.

03. Sebelum menginstalasi program baru atau melakukan perubahan setting
Windows secara keseluruhan, lebih baik buat Restore Point secara manual
dahulu. Caranya, Klik Start|All Programs|Accessories|System Tool|System
Restore dan klik Create a restore point.

04. Jika Anda memutuskan untuk menginstalasi Windows Update yang
sebelumnya sudah didecline, masuk ke Control Panel|System, pilih tab
Automatic Updates dan klik Restore Declined Updates.

05. Untuk mengatur Windows update berjalan sesuai dengan kebutuhan
Anda, atur dulu Windows Update. Caranya, buka System di Control Panel dan
klik tab Automatic Updates. Atur enable atau disable option Keep my
computer up to date.

06. Bila Anda tidak memiliki CD bootable, jangan khawatir. Microsoft
sudah menyediakan
tool gratis untuk membuat disket booting di
http://support.microsoft.com/?kbid=310994.

07. Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan komputer
dan lepas card tambahan. Misalnya sound card. Instal ulang dan pasang
kembali card setelah instalasi selesai.

08. Untuk menambahkan System Administration Tools ada Start Menu, klik
kanan Start|Properties. Masuk dalam tab Start Menu dan klik Customize
kemudian masuk dalam tab Advanced. Geser ke bawah dan beri tanda centang
pada option Display on the All Programs and the Start Menu.

09. Untuk menginstal Back up Utility pada Windows XP Home Edition
carilah file ntbackup.msi di direktori\valudeadd\msft\ntbackup\ di CD
instalasi Windows XP. Jalankan file tersebut dan ikuti langkahlangkahnya.

10. Windows XP secara otomatis akan me-highlight setiap program baru
yang ter-install. Cara menghilangkannya, klik kanan Start|Properties.
Masuk ke tab Start Menu|Customize, kemudian klik tab Advanced dan
hilangkan tanda centang pada opsi Highlight newly installed program.

11. Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer, pastikan bahwa
DirextX terbaru sudah terinstalasi dengan baik. Lihat versi terbarunya
di www.microsoft.com/windows/directx.

12. Ada kalanya hardware yang akan dipasang belum support
Plug-and-Play. Untuk itu, gunakan Add Hardware Wizard yang ada di Control
Panel|System|Hardware untuk mendeteksinya.
–> TOP TIPS ! Mempercepat Kerja Komputer

13. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja
untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang terasa
sangat lama. Untuk mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang bisa
dilakukan. Misalnya, mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan
wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background
berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui
dengan klik kanan pada desktop untuk membersihkan
icon. Jangan lupa juga, jalankan defrag secara berkala.
Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di komputer,
bersihkan registry secara rutin. Gunakan software bantu seperti Registry
Mechanic dari situs www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program ini
hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 sections saja.
Langkah lain yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load
secara otomatis saat memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program
yang tidak dibutuhkan. Caranya, dengan menghapus semua isi folder
startup dan membuka msconfig melalui Start|Run.

14. Gunakan fitur File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan
file dan setting ke komputer baru. Caranya, klik
Start|AllPrograms|Accessories|System Tools, kemudian jalankan File and Transfer Setting Wizard.

15. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet Explorer,
agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar.
Caranya, buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab
Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs
Windows Update, hilangkan tanda centang pada option Require server
verification… dan klik OK.

16. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan freeware
Magical Jelly Bean Keyfinder dari
http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.

17. Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak sesuai,
perbaiki melalui registry. Caranya, buka registry dan pilih MY Computer.
Klik menu Edit|Find dan ketik RegOwner. Jika sudah ditemukan, klik kanan,
pilih Modify dan isikan nama yang sesuai. Perubahan ini bisa juga
dilakukan di key RegCompany.Peningkatan Performa Internet dan Jaringan

18. Untuk men-share sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik
kanan folder tersebut dan pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable
option Share this folder on the network. Beri nama dan klik OK.

19. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan mengklik kanan
area kosong di dekstop dan klik Properties. Pilih tab Desktop|Customize
Desktop. Kemudian buka tab General dan enable option My Network Places.

20. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer lain di jaringan, yakni
menggunakan Console Message. Buka Control
Panel|AdministrativeTools|Computer Management|Action|All Task|Send Console Message. Ketik teks yang
hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan klik
Send.

21. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka Network
Connection di Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik
Properties. Buka tab Advanced dan enable option Protect my computer and network
by limitting or preventing access to this computer from Internet.

22. Atur Internet Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang
ada. Baik dial-up maupun broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian
dari jaringan yang terhubung ke Internet, pasang ICF hanya di komputer
server.

23. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan mengetikkan
command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.

24. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui Messenger, segera
matikan. Caranya, masuk ke Contol Panel|Administrative Tools|Services,
dan klik ganda Messenger kemudian Stop. Untuk mencegah supaya tidak
terulang, atur supaya Messenger menjadi Disabled di bagian Startup.

25. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft, kemudian pilih menu Edit|New|Key,
dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini di dalam
direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu
Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value
PreventRun, pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK.

26. Untuk mengetahui informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik
Start|All Programs|Accessories|System Tools|System Information. Pilih
menu Tools|Net Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih
option Scan your system. Tunggu hingga proses selesai untuk melihat
hasilnya.

27. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media Player
mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer
melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows
Media Player, pilih menu Tools|Option. Buka tab Player dan disable option
Aloww internet sites to uniquely your player.

28. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network domain,
tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan dan klik option Lock Computer.
Untuk membuka kembali, tekan tombol Ctrl + Alt + Deldan masukkan
password. Konfigurasi Windows yang Mudah dan Cepat.

29. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon drive CD,
pilih Properties dan masuk dalam tab AutoPlay. Kemudian disable autoplay
untuk setiap jenis file yang tertera pada daftar.

30. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari
http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear
Type pada komputer.

31. Untuk melihat system file yang secara default di-hidden oleh
Windows XP, pilih tab View dalam menu Tool|Folder Option dalam Windows
Explorer. Enable Display the content of system folder.

32. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk dalam
Control Panel|Sound and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume
control in the Taskbar dan klik OK.

33. Atur tombol Power di keyboard melalui Control Panel|Power Option di
tab Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan memilih
option yang tersedia.

34. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down demi
keamanan. Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori
HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control|Session Manager. Edit value pada key
Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut down
akan berlangsung sedikit lebih lama.

35. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file. Caranya, di
Windows Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View. Hilangkan
tanda centang di option Hide file extentions for known file types.

36. Menghapus Komponen yang Terinstal
Banyak komponen Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows
Component sehingga tidak bisa di-uninstall.
a. Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder
Windows\inf. Isi nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini.
b. Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find, namun kosongkan
kolom Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus semua
kata Hide dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file.
c. Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs. Kemudian pilih
Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian akan
tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.

37. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke User Account
di Control Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture. Tentukan
gambar pilihan Anda dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk
atau memilih di antara gambar yang sudah tersedia.

38. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda bisa
mengubahnya dengan mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih
Classic Start Menu dan klik Customize untuk mengatur isinya.

39. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu, klik kanan
desktop dan pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows Classic
dari Theme list.

40. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image tersebut yang
akan tampak saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails. Caranya,
klik kanan folder yang hendak diolah, pilih Properties. Klik tab Customize
dan klik Choose Picture. Pilih sebuah gambar dan klik Open|OK.

41. Sesuaikan kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle
Bin dan memilih
Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.

42. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik kanan
header salah satu kolom untukmengatur kolom apa saja yang ditampilkan. Klik
More bila perlu mengatur setting lainnya.

43. Untuk menambahkan program yang paling sering Anda gunakan dalam
Quick Launch, drag icon program tersebut dalam Quick Launch.

44. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat akses ke
sebuah alamat di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih
Toolbar|Address. Klik ganda untuk membuka dan menutupnya.

45. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada window My
Computer. Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih Properties.
Pada Target area, setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n, /e,
/select, C:\ dan klik OK.

46. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris paling atas
Start Menu, klik kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to Start
Menu.

47. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu Send To,
drag shortcut-nya ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.

48. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik SendTo
kemudian klik OK.

49. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent Document
di Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan
buka tab Advanced kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi
yang muncul di My Recent Documents, disable option List my most
recently opened documents.

50. Fast User Switching
Dengan Fast User Switching, seorang user tidak perlu logoff sementara
user lain login.
a. Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam Control Panel dan
pilih User Accounts. Klik option Change the way user log on or off, dan
enable Use Fast User Switching.
b. Supaya koneksi dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching
di-enable, masuk ke registry di direktori
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon.
c. Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String Value.
Beri nama KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.

51. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent Documents, klik
Start|Run, kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent.
Pengaturan Multiple User

52. Untuk berpindah antar user account, tekan tombol Ctrl+Alt+Del,
kemudian pada window Task Manager yang terbuka, pilih tab Users. Klik kanan
nama user yang hendak dipakai dan klik tombol Connect.

53. Tambahkan account Guest supaya orang lain bisa menggunakan komputer
Anda. Caranya, buka User Accounts di Control Panel, klik Guest|Turn On
the Guest Account.

54. Ingatlah untuk selalu login sebagai System Administrator sebelum
melakukan perubahan yang berimbas pada performa komputer.

55. Untuk meng-copy user profile, masuk dalam Control Panel|System.
Masuk dalam tab Advance dan klik tombol Setting di User Profiles. Sorot
profile yang hendak dicopy, kemudian klik Copy to dan tentukan lokasi
penyimpanan profile. Untuk mengubah permission, klik tombol Change.

56. Ganti Welcome screen dengan login dialog untuk menambah tingkat
keamanan. Caranya, masuk dalam User Accounts di Control Panel, pilih
option Change the way user log on or off serta disable Welcome screen.

57. Gunakan folder Shared Documents untuk menyimpan filefile yang bisa
dibuka orang lain dalam jaringan. Folder ini bisa ditemui di My
Documents\Other Places area.

58. Pada Windows XP Pro Edition, password bisa kadaluarsa jika lama
tidak digunakan login. Untuk menghindarinya, atur supaya Windows tidak
melakukan hal tersebut. Caranya, klik Start|Run, ketikkan userpasswords2
dan Enter. Buka tab Advanced dan pilih Advanced user management, klik
tombol Advanced dan pilih Local Users and Groups. Klik kanan nama user
dan pilih Properties. Buka tab General dan enable option Password never
expires.

59. Beri nama setiap partisi atau drive yang ada dengan nama yang
berbeda. Hal ini penting untuk mempermudah pencarian file.

60. Buat sebuah password reset disk sebagai disket darurat saat
kehilangan password. Caranya, masuk ke Control Panel dan buka User Account.
Pilih account Anda dan pilih Prevent a forgotten password untuk memulai
wizard.

Pengaturan File dan Folder

61. Buat sebuah compressed folder dengan cara mengklik kanan area
kosong pada desktop, dan pilih New|Compressed (zipped) Folder. Beri nama dan
drag and drop file yang hendak dikompres dalam folder tersebut.

62. Sebuah compressed folder bisa dilindungi dengan password. Caranya,
buka menu File|Add a Password. Isikan password Anda dan isi sekali lagi
untuk konfirmasi.

63. Sebuah compressed folder tetap bisa ditambah isinya dengan cara
drag and drop file yang hendak dikompres ke dalamnya.

64. Saat menjalankan Disk Cleanup, pilih option Compress old files
untuk mengompresi file-file yang sudah tidak dibutuhkan, sehingga kapasitas
harddisk bisa dihemat.

65. Enkrip atau acak file bisa dilakukan di Windows XP Pro Edition
dengan mengklik kanan My Computer, pilih Properties. Buka tab General dan
klik Advanced. Aktifkan option Encrypt contents to secure data.

66. Cara termudah mengubah nama file atau folder adalah dengan
memilihnya, kemudian menekan tombol F2.

67. Supaya Anda bisa berpindah antar folder dengan cepat, terutama pada
folder-folder yang sering dibuka, buatlah shortcut untuk setiap folder
yang sering diakses.

68. Reset file association dengan cara menhakan tombol Shift saat
mengklik kanan sebuah file. Pilih Open With… Pilih program yang hendak Anda
gunakan untuk membuka file tersebut dan enable option Open use the
selected program to open this kind of file. Kemudian klik OK.

69. Sesuaikan kapasitas penyimpanan file musik dengan cara membuka
Windows Media Player dan memilih menu Tools|Options. Buka tab Copy Music
dan sesuaikan ukuran kapasitas dengan menggeser slider.

70. Jika Anda menyimpan semua dokumen dalam folder My Documents, maka
semua file tersebut lebih mudah di-back-up serta tidak terpengaruh
system restore.

71. Jika sebuah file hasil copy dari CD tidak dapat diakses, maka
hilangkan atribut Read only. Caranya, klik kanan file tersebut dan pilih
Properties. Hilangkan tanda centang pada option Read only.

72. Aturlah tampilan setiap folder dengan mengklik kanan folder
tersebut pada My Computer. Pilih Properties dan klik Customize. Pilih template
yang tersedia atau pilih gambar sesuai dengan keinginan Anda. Klik OK
untuk menyimpan hasil setting.

73. Anda bisa me-rename beberapa file sekaligus yang memiliki karakter
sama dalam folder yang sama juga. Misalnya kumpulan foto atau image.
Caranya, pilih semua file yang hendak di-rename, klik kanan file pertama
dan klik Rename. Beri nama,misalnya Koleksi.JPG, maka semua file yang
lain akan berubah namanya menjadi Koleksi (1).JPG, Koleksi (2).JPG, dan
seterusnya.

74. Mengirim Faks
Tahukah Anda, bahwa Windows XP memiliki tool untuk mengirim dan
menerima faks?
a. Buka Control Panel, pilih Add/Remove Program dan klik Add/Remove
Windows Component. Enable Fax Services dan klik Next.
b. Klik Start|All Programs|Accessories|Communication|Fax|Fax Console
untuk menjalankan Fax Configuration Wizard. Atur semua setting, termasuk
nomor faks dan modem yang digunakan serta pengaturan incoming fax.
c. Buat semua faks dari Fax Console. Periksa semua isi sebelum dikirim,
termasuk setting dan sebagainya.

Mengatur Kualitas Cetak

75. Anda bisa mencetak beberapa foto bersamaan, sekaligus mengatur
layout serta option lainnya dengan cara mudah. Pertama, buka file-file foto
dalam folder My Pictures, kemudian pilih menu File |Print. Akan muncul
Photo Printing Wizard. Atur printer yang hendak digunakan dan layout
yang akan dipakai. Beberapa printer memungkinkan mencetak beberapa foto
dalam satu kertas.

76. Daripada harus mengatur setting printer setiap kali menggunakannya,
buatlah copy printer Anda. Atur masing-masing dengan option berbeda
sesuai yang Anda butuhkan.

77. Anda bisa menggunakan karakter yang tidak ada di keyboard, namun
bisa digunakan dalam Windows dengan fitur Character Map. Untuk
membukanya, Anda bisa menemukan di Start|All Programs|Accessories|System
Toolss|Character Map. Atau ketik “charmap” tanpa tanda petik di Start|Run.

78. Untuk meng-capture sebuah adegan di file movie menjadi sebuah
image, putarlah film tersebut dan tekan tombol Stop saat adegan yang
diinginkan. Klik Take Picture, simpan di folder Anda dan beri nama.


Memunculkan Penampakan Fitur Tersembunyi

79. Anda tertarik dengan musik pembuka Windows yang orisinal? Temukan
file-nya di \windows\oobe\system32\images\tittle.wma.
80. Ada dua edisi Windows Plus! yang beredar, yakni Microsoft Plus! for
Windows dan Digital Media Edition (DME). Simak
www.microsoft.com/windows/plus/PlusHome.asp dan coba versi trial DME.

81. Ketikkan “iexpress” tanpa tanda petik pada kotak dialog Start|Run.
Anda akan menemukan sebuah utility untuk mengompres dan membuat file
self extraction.

82. Anda akan menemukan beberapa tool yang kurang populer, namun punya
kelebihan luar biasa. Tool-tool tersebut bisa ditemui di folder
support\tools dalam CD instalasi Windows XP. Gunakan program suptools.msi
untuk menginstalasi tool-tool tersebut dalam komputer Anda.

83. Ada banyak wizard atau stepby-step di Windows. Untuk mengetahui
wizard apa saja, buka Help and Support dan ketikkan “Wizard” tanpa tanda
petik pada kolom pencarian. Windows akan memunculkan daftar wizard yang
tersedia. Anda tinggal memilihnya.

84. Untuk membuat karakter sendiri, klik Start|Run dan ketikkan
Eudcedit. Buat sesuai keinginan Anda, asalakan masih dalam ukuran 64×64 grid.
Simpan dengan memilih menu Edit|Save Character.

85. Untuk meletakkan karakter dalam Character Map ke dalam dokumen,
Anda cukup membuka Character Map dan memilih karakter tersebut. Kemudian
Anda tinggal mengcopy dan paste-nya ke dalam dokumen Anda.



Menghias Desktop

86. Anda bisa mengatur pointer mouse sesuai keinginan dengan membuka
tab Pointer dalam menu Mouse di Control Panel. Klik Browse untuk mencari
pointer yang sesuai keinginan Anda.

87. Untuk menampilkan daftar dokumen yang terakhir diakses di Start
Menu pada Windows XP Home Edition, klik kanan pada tombol Start dan pilih
Properties. Klik Customize, buka tab Advanced dan enable option List my
most recently opened documents.

88. Jika Anda ingin agar tampilan Windows Explorer terbuka penuh hingga
menutupi taskbar, tekan tombol F11.

89. Anda bisa membuat shortcut key atau penekanan tombol tertentu untuk
mengakses sebuah program. Caranya, klik kanan icon program tersebut dan
pilih Properties. Buka tab Shortcut dan tentukan tombol mana yang Anda
gunakan untuk mengakses program tersebut. Secara otomatis Windows akan
menambahkan tombol Ctrl+Alt+ pilihan Anda sebagai shortcut key.

90. Urutkan secara alfabet, semua program yang ada di Start Menu untuk
memudahkan pengaksesan. Caranya, klik Start|All Programs, klik kanan
salah satu program yang ada dan pilih Sort by Name.

91. Munculkan penampakan icon indikator koneksi broadband atau dial-up
pada system tray untuk mempermudah kontrol. Caranya, buka My Network
Places, pilih View Networks Connections, klik kanan koneksi yang Anda
gunakan dan pilih Properties. Ubah option Show icon in notofication area
when connected menjadi enable.

92. Anda bisa mengedit Start Menu sesuai dengan kebutuhan. Baik
menambah, mengurangi, atau bahkan mengubah namanya. Caranya, klik kanan Start
dan pilih Open atau Open All Users. Atur setiap shortcut yang tersedia
sesuai kebutuhan.

93. Anda bisa membuka beberapa program secara bersamaan dengan menekan
tombol Shift, sementara mengklik program yang ada dalam Start Menu.

94. Untuk menghilangkan nama icon pada desktop, klik kanan icon
tersebut, dan pilih Rename. Tekan tombol Alt dan numeric key 255. Kemudan
tekan Enter.

95. Anda bisa menghilangkan tanda panah pada icon shortcut di desktop.
Caranya, masuk ke registry editor dengan mengetik “regedit” tanpa tanda
petik di kotak dialog Start|Run. Masuk ke dalam direktori
HKEY_CLASSES_ROOT\Lnkfile. Hapus value IsShortcut. 85


–> TOP TIPS !

96. Daftar Shortcut
Berikut ini beberapa shortcut yang paling banyak digunakan saat bekerja
sehari-hari menggunakan Windows.
[Windows] + [L] Lock komputer
[Windows] + Menampilkan Utility Manager
[Windows] + [R] Menampilkan Run
[Windows] + [F] Menampilkan window pencarian
[Windows] + [E] Membuka My Computer
[Windows] + [D] Mematikan atau mengaktifkan Toggle
Desktop
[Windows] + [M] Minimize semua window
[Windows] + [Shift] + [M] Restore semua window yang di-minimize
[Windows] + [Ctrl] + [F] Mencari komputer dalam jaringan
[Windows] + [F1] Menampilkan halaman Help
[Windows] + [Break] Memunculkan window System
Properties
[Windows] + [Tab] Scroll tombol di Taskbar
Jika Anda menggunakan keyboard lama yang tidak dilengkapi dengan tombol
Windows, gunakan paduan tombol Ctrl + Esc.

97. Anda bisa meng-enable atau disable grouping beberapa file dalam
satu program. Caranya, klik kanan taskbar dan pilih Properties. Beri atau
hilangkan tanda centang pada option Groups similar taskbar button.

98. Anda bisa menghilangkan atau menampilkan icon di desktop dengan
mengklik kanan desktop dan memilih Arrange Icons By|Show Desktop Icons.

99. Anda bisa membuat custom toolbar dengan mengklik kanan taskbar,
memilih Toolbars|New Toolbar. Atur sesuai dengan keinginan Anda, misalnya
menjadikan My Documents sebagai toolbar di taskbar supaya mudah dan
cepat diakses.

100. Klik kanan Start Menu, pilih Properties, jika tidak menggunakan
Classic Start Menu, klik Customize dan buka tab Advanced. Ada beberapa
munu yang bisa diaktifkan dengan memberi tanda centang pada option yang
ada. Mulai dari Scroll Programs hingga memunculkan penampakan beberapa
fitur dalam Start Menu.

101. Anda bisa membuka sebuah situs tanpa membuka browser terlebih
dahulu. Caranya, ketikkan alamat lengkap situs yang hendak dibuka di kotak
dialog Start|Run. Misalnya www.pcmedia.co.id. Kemudian tekan Enter.

102. Di setiap menu dalam Windows terdapat huruf yang bergaris bawah
sebagai patokan penggunaan navigasi keyboard. Misalnya menu File bisa
dibuka dengan menekan tombol Alt+F. Anda bisa menonaktifkan atau
mengaktifkan fitur yang ditandai dengan garis bawah ini. Caranya, klik kanan
area kosong di desktop. Kemudian buka tab Appereance, dan klik tombol
effects. Atur tanda centang pada option Hide underlined letter for keyboard
navigation until I press the [Alt] key.

103. Atur supaya komputer mengeluarkan suara peringatan saat tombol
Caps Lock, Num Lock atau Scroll Lock diaktifkan. Caranya, Buka Control
Panel, masuk dalam Accessibility Option. Buka tab Keyboard dan enable
option Use Toggle-Keys.

104. Untuk meng-enable Hibernate dalam Windows XP saat menekan Turn Off
di Start Menu, tahan tombol Shift. Maka tombol Stand by pada kotak
dialog Shut Down akan berubah menjadi Hibernate.

105. Jika hardware Anda support Hibernate, aktifkan segera fitur ini.
Caranya, buka Control Panel dan buka Power Options. Klik tab Hibernate
dan beri tanda centang pada option Enable Hibernate. Jika hardware Anda
tidak support Hibernate, tab ini tidak bisa ditemui.


Memperbaiki Kinerja Komputer

106. Tambah kecepatan komputer Anda dengan menghilangkan penampakan
yang bagus namun memakan banyak waktu, yakni animasi. Caranya, buka
Control Panel, dan klik ganda System. Klik tab Advanced dan tekan tombol
Performance Settings. Kemudian enable option Adjust for the best
performance.

107. Untuk mengurangi waktu booting yang terasa lama, atur di BIOS agar
booting dimulai dari harddisk baru kemudian CD atau floppy drive pada
pilihan berikutnya.

108. Atur supaya Windows hanya akan me-load program yang dibutuhkan
saja saat mulai berjalan supaya waktu loading lebih cepat dan kerja
komputer lebih ringan. Ketikkan “msconfig” tanpa tanda petik di kotak dialog
Run dan tekan Enter. Pada tab General, pilih option Selective Startup,
kemudian buka tab Startup dan nonaktifkan semua program yang tidak
perlu.

109. Anda bisa memonitor penggunaan processor dengan menekan tombol
Ctrl+Alt+Del untuk membuka Task Manager. Kemudian minimize window
tersebut, Anda akan melihat grafik penggunaan kapasitas processor di system
tray.

110. Untuk meningkatkan kecepatan menyimpan data di USB ZIP drive, buka
My Computer dan klik kanan drive ZIP tersebut. Pilih Properties, buka
tab Hardware klik Properties, kemudian buka tab Policies dan aktifkan
option Optimize for Performance.

111. Untuk mempercepat tampilan Start Menu, buka Registry Editor
(ketikkan “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Run). Masuk dalam
direktori HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop. Klik ganda value yang
bernama MenuShowDelay, ganti angka yang ada menjadi 100. Dengan cara ini,
maka delay tampilan Start Menu semakin singkat.

112. Ada cara cepat mematikan komputer. Tekan tombol Ctrl+Alt+Del, pada
windows Task Manager yang muncul, tekan menu Shut Down dan tahan tombol
Ctrl saat mengklik Turn Off. Pastikan dulu semua dokumen telah di-save.

113. Anda bisa melihat grafis yang menampilkan performance komputer
berdasarkan beberapa indikator. Misalnya penggunaan processor, memory, dan
lain sebagainya. Caranya, buka Control Panel dan klik ganda
Administrative Tools. Buka fitur Performance.

114. Anda juga bisa menambahkan beberapa indikator lain dalam fitur
Performance (di nomer 13) dengan mengklik icon + dan memilih indikator
baru apa saja yang hendak ditampilkan.

115. Anda bisa menggabungkan sebuah file registry atau .reg ke dalam
registry Windows Anda, dengan mengklik ganda file tersebut. Untuk
mengetahui fungsinya, buka dengan notepad.

116. Jika Anda menggunakan RAM sebesar 512 MB, atur agar Windows tidak
membuat paging ke disk agar performance komputer semakin meningkat.
Caranya, buka Registry Editor dan masuk dalam direktory
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM|Current ControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement.
Ubah value DisablePagingExecutive menjadi 1.

117. Gunakan Bootcfg.exe untuk mengedit boot.ini Windows XP. Caranya,
ketikkan “cmd” tanpa tanda petik dalam kotak dialog Run untuk masuk
dalam DOS Prompt, dan ketikkan bootcfg: /? setelah muncul prompt untuk
memperoleh informasi mengenai fitur dalam program ini.

118. Untuk memilih operating system dalam yang digunakan dalam sebuah
komputer yang memiliki partisi drive, buka Control Panel, masuk dalam
System kemudian buka tab Advanced. Klik tombol Startup and Recovery
Setting kemudian Edit.

119. Gunakan utility klasik chkdsk untuk men-scan harddisk dan
memperbaiki error yang ditemui. Caranya, klik Start |Run dan ketikkan “chkdsk
c:/f” tanpa tanda petik untuk men-scan dan memperbaiki drive C. Jika
Anda ingin tahu lebih banyak tentang fitur dalam chkdsk, ketikkan “chkdsk
/?”.

120. Anda bisa melewati Scanner and Camera Wizard saat memasang kamera
digital. Untuk mengaksesnya, gunakan Windows Explorer atau My Computer.
Kamera digital Anda akan tampil sebagai drive.

121. Ada utility dalam Windows XP Pro Edition yang jarang digunakan,
yakni gpedit. Jalankan utility ini dengan mengetikkan “gpedit.msc” tanpa
tanda petik di kotak dialog Run dan tekan Enter. Utility ini bisa
digunakan untuk setiap tool dan komponen yang ada di Windows. Coba satu per
satu setting yang Anda inginkan kemudian perhatikan hasilnya.

122 Mengatur Jadwal Perawatan
Daripada bersusah payah membersihkan sampah di Windows, atur agar
Windows membersihkan dirinya sendiri secara berkala dengan Schedule Task.
a. Untuk mengatur jadwal perawatan Windows secara berkala, buka Control
Panel, klik ganda Scheduled Tasks. Tambahkan Scheduled Task melalui
wizard. Klik Next untuk masuk dalam list berisi program yang bisa
dijadwalkan.
b. Jika tool yang hendak Anda jadwalkan tidak tertera pada list, klik
Browse dan arahkan ke folder tempat tool yang Anda maksud berada.
Kebanyakan tool Windows berada dalam folder Windows\system32. Pilih salah
satu dan klik Open.
c. Ketik nama task tersebut dan tentukan tingkat keseringan atau
frekuensi jadwal program tersebut. Klik Next, atur setting lain yang
diperlukan dan tambahkan username beserta password untuk mengamankan Schedule
Task.

123. Gunakan utility gratis PowerToys dari
www.microsoft.com/windowsxp/home/downloads/powertoys.asp yang sangat berguna. PowerToys sendiri
terdiri dari beberapa program, di antaranya Open Command Window Here,
Alt-Tab Replacement, Tweak UI, Power Calculator, Image Resizer, CD Slide
Show Generator, Virtual Desktop Manager,Taskbar Magnifier, HTML Slide
Show Wizard, dan Webcam Timershot.

124. Windows Anda bisa memperoleh tambahan kecepatan jika Indexing
Service dinonaktifkan. Caranya mudah, buka Administrative Tools di Control
Panel, pilih Services dan disable Indexing Service.
125. Kembangkan kapasitas harddisk dengan menggunakan Disk Cleanup.
Buka My Computer, klik kanan drive yang ada dan pilih Properties. Buka tab
General dan klik tombol Disk Cleanup. Bersihkan semua file sampah
tersebut, termasuk mengosongkan isi Recycle Bin dari semua data yang sudah
tidak digunakan lagi.

126. Hilangkan semua shortcut di folder Startup dalam Start Menu.
Sebab, program yang memiliki shortcut dalam folder ini secara otomatis akan
dieksekusi saat kali pertama Windows dijalankan.

127. Periksa setting messenger yang ada dalam komputer Anda, karena
hampir setiap messenger akan me-load dirinya sendiri secara otomatis
setiap kali Windows dijalankan. Usahakan agar option Automatically Login
atau Load at Windows Start tidak aktif.

128. Anda bisa mengakses setiap program secara langsung dengan
mengetikkan nama programnya di kotak dialog Run. Misalnya calc untuk
kalkulator, winword untuk Microsoft Word, dan lain sebagainya.


Troubleshooting Sederhana

129. Jika saat defrag tiba-tiba komputer berhenti, restart dan masuk
dalam Safe Mode dengan menekan tombol F8 sesaat sebelum Windows mulai
berjalan. Defrag lagi harddisk Anda dari mode ini.

130. Cari tahu apakah drive Anda FAT atau NTFS dengan mengklik kanan
drive tersebut dan memilih Properties kemudian masuk ke tab General. Baca
detail file system pada kotak dialog yang muncul.

131. Ubah sebuah drive dalam format FAT menjadi NTFS melalui DOS dengan
perintah convert c:/FS:NTFS. Masuklah dalam registry editor dan buka
direktori HKEY_USERS\DEFAULT\Control Panel\Desktop dan buat value dalam
AutoEndTask dengan nilai 1.

133. Jika saat menginstal sebuah driver baru komputer hang, restore
komputer ke konfigurasi sebelumnya. Caranya, restart komputer dan tekan F8
untuk masuk ke Safe Mode dan pilih option Last Known Good
Configuration.

134. Gunakan Event Viewer untuk melacak aplikasi yang error. Caranya,
klik kanan My Computer, pilih Manage dan klik event Viewer. Klik ganda
setiap aplikasi atau system yang menunjukkan error untuk melihat
informasi kesalahan.

135. Ada cara paling tepat untuk mengatur ketepatan jam di komputer.
Klik ganda jam di sebelah kanan bawah layar atau di system tray, pilih
tab Internet Time. Aktifkan option Automatically synchronize with an
Internet time server. Pilih server yang tersedia dan klik Update Now!

Tip dan Trik Spesial untuk Windows 98 dan ME

136. Back-up setting dial-up dengan cara men-drag and drop file koneksi
di folder Dial Up Networking ke sebuah floppy drive. File back-up akan
disimpan dalam ekstensi.dun.

137. Cara cepat restart, tekan Start|Shut Down|Restart, sementara klik
OK, tahan tombol Shift.

138. Gunakan Tweak UI khusus Windows 98 dari
www.microsoft.com/ntworkstation/downloads/powertoys/networking/nttweakui.asp. Setelah instalasi
selesai, buka Tweak UI melalui Control Panel.

139. Gunakan tombol F3 untuk membuka fitur Find saat berada di Windows
Explorer atau desktop.

140. Atur koneksi dial-up dengan Telephony Location Manager. Fitur
Telephony Location Manager ini akan membantu Anda mengoptimalkan koneksi
dial-up. Caranya, klik Start|Run dan ketikkan “tlocmgr” tanpa tanda
kutip.

141. Jika komputer Anda tidak bisa di-set Dalam mode standby atau
suspended, maka perbaiki dengan Pmtshoot dari
http://support.microsoft.com/?kbid=185949.

142. Selalu back-up registry sebelum melakukan perubahan di dalamnya.
Caranya, gunakan Registry Checker yang bisa ditemui di Start|Programs|
Accessories|System Tools|Tools.

143. Buat sebuah disket bootable untuk Windows 98 dengan cara
memformatnya menggunakan system files. Kemudian copy file
c:\windows\command\scanreg.exe dan c:\windows\himem.sys ke dalam disket tersebut. Jangan
lupa, edit file config.sys yang berada di disket dengan memberi tambahan
baris “device =a:\himem.sys” tanpa tanda kutip.
144. Untuk me-restore registry saat komputer tidak mau berjalan, coba
booting dengan boot disk. Kemudian masuk ke drive C:\ dan ketikkan
“scanreg\restore”, tanpa tanda kutip. Ikuti angkah-langkahnya hingga
selesai. Kemudian keluar dari DOS.

145. Tambahkan shortcut Control Panel ke Start Menu dengan mengklik
kanan tombol Start dan klik Open. Kemudian klik kanan di area kosong,
pilih New|Folder. Isikan “Control
Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” tanpa tanda kutip dan tekan Enter.

146. Anda bisa menghilangkan kotak dialog password yang muncul kali
pertama sebelum masuk dalam Windows. Caranya, masuk ke Control Panel, buka
Password dan buka tab Change Password. Isi kolom password lama dengan
password yang Anda miliki, dan kosongkan kolom new password. Setelah
itu, klik tab User Profiles dan enable option All users of this PC use the
same preferences and desktop settings. Perubahan ini akan berjalan
setelah Windows di-restart.

147. Untuk membatalkan perintah Print, buka icon Printer di system tray
dengan mengklik ganda. Kemudian sorot file yang sedang di-print pada
Window Printer dan klik kanan kemudian Cancel.

148. Temukan tool-tool under DOS yang masih layak dipergunakan dalam
folder tools\MSDOS di CD Instalasi Windows 98.

149. Jika Windows 98 atau Me berjalan lambat, periksa memory. Caranya,
klik kanan My Computer dan pilih Properties. Buka tab Performance dan
lihat System Resource. Jika mencapai 80 persen, restart komputer. Ingat,
tutup semua program sebelum melihat System Resource.

150. Gunakan Sysedit untuk mengedit file-file system. Misalnya
Autoexec.bat dan sebagainya. Ketikkan “sysedit” di kotak dialog Run tanpa
diberi tanda petik.