Tampilkan postingan dengan label Handphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Handphone. Tampilkan semua postingan
Mkios telkomsel

Tips Pakai Haier C2000 sebagai Modem Internet

Meskipun harganya murah meriah, Haier C2000 ini bisa dipakai sebagai modem CDMA lho. Cuma karena dikunci dengan operator Mobile-8, ponsel hanya bisa diisi nomor Fren. Saat ini tarif akses internet Fren ada dua pilihan, yaitu Rp 5/kb (berbasis volume data) atau Rp 160/menit (berbasis waktu).

Sebelum ponsel bisa dipakai sebagai modem, siapkan dulu ini:


1. Komputer (PC) atau laptop dengan OS Windows

2. Kabel data miniUSB ke USB.
Kabel data miniUSB ke USB ini mudah didapatkan dan harganya murah, karena merupakan kabel standar yang masal, yaitu kabel USB dengan 5 pin. Banyak dipakai untuk kabel data ponsel, kamera digital, harddisk eksternal, card reader, sampai MP3 player. Colokan miniUSB ditancapkan ke ponsel, dan USB ke komputer. Enaknya, kabel data di Haier C2000 ini sekaligus berfungsi melakukan charging. Alhasil tak perlu khawatir ponsel kehabisan batere, jika dipakai mengakses internet berlama-lama.

3. Driver modem untuk Haier C2000
Driver modem bisa diunduh gratis di http://www.ziddu.com/download/1994551/usb-driver-c2000.zip.html. Setelah diunduh, ekstraksilah driver dan buatkan folder baru.

Tahapan Setting Internet
1. Nyalakan ponsel, lalu hubungkan kabel data ke ponsel dan komputer. Secara otomatis, komputer akan mendeteksi dan muncul pesan Found new Hardware. Saat itu juga ponsel akan langsung mengalami charging. Selanjutnya, pada pesan Welcome to the Found New Hardware Wizard, pilih No, not this time, lalu Next agar Windows tidak melakukan Update.

Lanjutkan dengan memilih Install from a list or specific location, lalu Include this location in the search, dan arahkan ke folder driver modem yang telah diunduh sebelumnya. Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi driver selesai. Jika berhasil, di pojok kanan bawah akan muncul pesan Found New Hardware, Your new hardware is installed dan ready to use.


2. Lanjutkan dengan masuk ke Start>Settings>Control Panel>System, lalu pilih tab Hardware>Device Manager. Lihatlah pada pilihan Modems. Jika driver sudah ter-install dengan baik, akan muncul (terdeteksi) nama modem-nya, dalam hal ini Qualcomm Proprietary USB Modem (PID 3197).

3. Tahap berikutnya adalah membuat koneksi. Masih di Control Panel, pilih Network Connection. Lalu pilih New Connection Wizard. Setelah menu wizard keluar, pilih Next, dan beri tanda centang pada Connect to The Internet. Klik Next dan beri tanda centang pada Set Up My Connection Manually, lalu klik Next. Lanjutkan dengan memilih Connect a Dial-up Modem, dan masukan nama ISP (misalnya Hepi atau Fren), lalu klik Next, dan di phone number masukkan (#777), lalu klik Next.


4. Di menu terakhir, munculah pilihan username dan password. Isikan data berikut :
Username : m8, password : m8, confirm password : m8, klik Next dan selesai. Beri tanda centang pada Add a shortcut to this connection to my dekstop, dan klik Finish. Hal ini akan menempatkan icon koneksi yang telah dibuat di bagian depan (Dekstop) sehingga mudah digunakan. Lakukan koneksi pada koneksi yang baru dibuat, icon koneksi muncul di desktop. Cara lain adalah lewat Start >Setting > Network Connection, cari nama koneksi yang telah dibuat dan dobel klik.


5. Tekan Dial pada menu Connect yang muncul.Tunggu beberapa saat untuk masuk (login) ke jaringan operator. Jika sukses akan segera terlihat icon di bagian bawah, misalnya “hepi-fren is now connected, Speed: 115.2 Kbps”

6. Buka browser Internet Explorer, dan masuk ke Tools>Internet Options. Klik tab Connections di bagian atas, dan pilih Always dial my default connection, lalu Apply dan OK. Untuk browser lain, misalnya Mozila Firefox, masuk ke Tools>Options>Advanced>Network>Settings, lalu pilih Direct connection to the internet, lalu OK. Browser siap digunakan.


7. Untuk mengetahui aktivitas data keluar masuk, klik icon di kanan bawah, dan pilih Status. Maka akan terlihat besaran datan yang masuk (received) dan keluar (Sent). Jika ingin mengakhiri, di atas ikon yang sama, pilih Disconnect. Dari pengujian di kantor Sinyal di daerah Palmerah, Jakarta, kecepatannya memang agak kurang utamanya untuk download. Tapi cukup lumayan untuk browsing, apalagi harga ponsel plus nomornya hanya Rp 100 ribuan.
MkiosOnline Link


http://mkiosonline.info
Mkios telkomsel

METODE TRIK JUMPER HANDPHONE

Metoda Trik Jumper

Mengapa ada Jumper dalam merepair Hardware hanphone?
Jawabnya:
1.Menyambung Jalur yang putus, atau sudah menipis
2.Menyambung Langsung Komponen yang rusak/putus (tidak semua, hanya yang memungkinkan seperti, fuse, Coil, dioda, Ant Switch, resistor bernilai kecil dan lain2)
3.Memberikan Arus dari rangkaian yang kehilangan arus
4.dan lain-lain


untuk melihat berbagai macam rangkaian,anda bisa masuk kesini
Mkios telkomsel

Di Negara Mana Handphone Anda Dibuat ?

Cara untuk Mengetahui di Negara mana Handphone Anda di Buat
Berikut ini beberapa cara untuk mengetahui di negara mana Handphone anda di buat serta kualitasnya ( Khusus HP GSM ) :
- Langkah pertama : ketik *#06#
- Setelah itu akan muncul 15 angka no seri
Contoh : 316725104690216.
- Jika angka Ke tujuh dan delapan adalah angka 02 atau 20 >> Hp tersebut dibuat di Asia dengan kualitas yang jelek.
- Jika angka Ke tujuh dan delapan adalah angka 08 atau 80 >> Hp tersebut dibuat di Jerman dengan kualitas lumayan.
- Jika angka Ke tujuh dan delapan adalah angka 01 atau 10 >> Hp tersebut dibuat di Finlandia dengan kualitas bagus.
- Jika angka Ke tujuh dan delapan adalah angka 00 >> Hp tersebut dibuat di Perancis dengan kualitas paling baik.

Jika Handphone anda tidak termasuk dari salah satu di atas berarti HP anda adalah HP tidak original.


Mkios telkomsel

Kaspersky Mobile Security, Antivirus Ampuh untuk Ponsel

Saat ini, ponsel juga telah menggunakan sistem operasi terbuka seperti Symbian dan Windows Mobile, sehingga aplikasi buatan pihak ketiga bisa melengkapi kecanggihan dari fungsi standar pabrikan. Sistem operasi terbuka inilah yang akhirnya menjadi celah bagi masuknya program jahat, seperti virus, worm, dan juga Trojan horse.
Berbagai Virus Ponsel


Contoh virus jenis worm ini adalah Cabir. Cabir menyebar melalui koneksi Bluetooth dan masuk ke dalam ponsel melalui inbox, misalnya berupa file dengan ekstensi sys (mirip aplikasi Symbian). Saat file sis tersebut diklik dan di-install, Cabir mulai mencari mangsa baru, yaitu ponsel dengan akses Bluetooth terbuka untuk menginfeksinya. Nama lain dari Cabir adalah SymbOS/Cabir.A, atau bisa juga dinamai Cabir.A,Worm atau bisa juga disebut virus Caribe.
Download Kaypersky mobile

(kaypersky)
Mkios telkomsel

Nokia Master Code

Hp anda terkunci dan kode pengamanya anda lupa ?
Tapi tenang aja, daripada tu HP yg ke lock dibawa ke tekhnisi dan bayar mahal2 mending di Unlock aja sendiri
Gimana caranya ? Gampang, tinggal download aja program yg mkiosonline sediakan
Dengan program ini kita hanya perlu memasukkan no IMEI hp yg terkunci. Caranya buka baterai dan liat dibelakang baterai tersebut no imeinya.

Kemudian masukan no imei tersebut didalam program NOKIA MASTER CODE. Kemudian master kode yg dihasilkan oleh program trsebut kita masukan ke hp yg terkunci.

DOWNLOAD NOKIA MASTER CODE

Mkios telkomsel

UFS-3 Tornado

UFS-3 Tornado boleh dikatakan alat perbaikan sejuta umat, memang tidak salah kalau kita menyebut demikian. Alat ini sangat diminati oleh kalangan teknisi selain fitur yang ditanamkan dalam chipset Atmel sangat variatif juga operasional alat ini sangatlah mudah dimengerti bagi orang awam sekalipun. Tak heran kalau saya yang hanya melihat saja sekarang sudah bisa memperbaiki handphone dengan alat bantu UFS-3 Tornado ini.

Contoh kasus dan deskripsinya pada ponsel DCT3 :

MCU Sw = (Master Control Unit) berisi Data Utama ponsel –> versi / tgl / type / model dari ponsel yang sedang Connect.
PPM Sw = (Post Programmable Memory) berisi Data Paket Bahasa (harus sama versi dengan versi file MCU).
DSP Sw = (Data Signal Processor) berisi Data yang tersimpan dalam CPU MAD.
DSP ISw = berisi type ROM ponsel DCT3 dalam hal ini ROM5 (Maka MAD yang tercantum adalah v1
PPM Lp = Language Pack L = Bahasa Indonesia (8210)
ASIC = Application Specific Integrated Circuit = CPU adalah MAD2WD1 yaitu CPU 8210/3310 DCT3
COBBA = IC Audio Nokia DCT3 dengan Hardware ID 31 dan Serial Number tersebut. Jika S/N = 00000000 maka COBBA rusak/tidak terdeteksi Prod. Id = kode produksi.
MsId = Mobile Serial Identity = kode Identitas dari ponsel.
IMEI Net = IMEI Net yang bisa diganti-ganti.
IMEI Osn = IMEI Original Serial Number (Imei yang tersimpan pada IC Flash) keduanya bisa diganti pada DCT3.
Security = kode pengaman/ Security Code pada ponsel Nokia.
Locks = Network lock : Mcc (Mobile Country Code) dan Mnc =Mobile Network Code) Kode Jaringan standar adalah 000-00. Selain kode itu maka ponsel dalam keadaan terkunci.

FUNGSI TOMBOL TORNADO

Fungsi dari tombol dan kolom pada tampilan di atas adalah sebagai berikut:

1. Tombol Disconnect dan Connect berfungsi memutuskan dan menyambung koneksi UFSx dengan box. Anda terlebih dahulu harus menekan tombol connect untuk menghubungkan software dengan Ufsx.
2. Tombol Check berfungsi untuk test flash mode ataupun letak kerusakan pada ponsel.
3. Tombol Info berfungsi untuk memeriksa koneksi kabel M-bus atau F-bus (penggunaannya untuk memberi informasi seberapa baik koneksi kabelnya).
4. Tombol Flash berfungsi untuk menjalankan flashing secara manuak pada kasus mati total.
5. Tombol UI Setting atau User Interface Setting berfungsi untuk mengeset UI Option sesuai kebutuhan Anda dan mengetahui data-data pengguna ponsel, misalnya phone book.
6. Tombol Restart berfungsi untuk me-restart ponsel pada saat terkoneksi dengan kabel dan box.
7. Tombol DCT3, DCT4, DCTL, WD2, BB5 dan UFSx berfungsi untuk memilih golongan atau seri ponsel yang akan di flash.
8. Pada bagian ini disebut flash file browser berfungsi untuk memilih file flash yang akan dilakukan. Flash file browser terdiri dari beberapa kolom untuk diisi dan dicentangi, antara lain product (untuk memilih type ponsel), MCU, PPM dan PMM (menuliskan file flash sesuai type ponsel) dan WUG (mengganti tampilan awal start-up ponsel). Kolom lainnya dapat Anda centangi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Namun perlu diperhatikan pada saat Anda mengisi kolom MCU, PPM, PMM dan WUG, Anda tidak harus mencentangi kolom disebelah kanannya. Misalnya, saat Anda mencentangi kolom disebelah kanan MCU, hal ini berarti hanya MCU saja yang ikut ter-flash, sedangkan komponen lainnya tidak ikut ter-flash.
9. Kolom Scenario berfungsi untuk menentukan perintah yang akan dijalankan, secara manual ataupun secara otomatis, Anda dapat memilih flash+UI option pada Scenario.
10. Terdiri dua bagian, yaitu kolom Interface dan speed. Kolom interface berfungsi memilih tipe kabel yang akan digunakan, M-bus atau F-bus, sedangkan kolom speed berfungsi untuk menyesuaikan kecepatan flash yang diinginkan.
11. Bagian ini disebut Special Setting yang terdiri dari 6 kolom yang berfungsi sebagai berikut:
o Auto Clear Resuld Windows berfungsi mengeset otomatis menghapus layar pada progress windows sebelum beralih pada proses flash berikutnya. Anda juga dapat menghapus secara manual dengan cara meng-klik ganda pada progress windows.
o Auto Scroll Resuld windows berfungsi menampilkan seluruh hasil dan menggulung layar secara otomatis apabila hasil pemeriksaan melebihi jumlah karakter maksimal progress windows.
o Kolom Auto Detect Product berfungsi memberi informasi tentang ponsel yang akan di flash secara detil.
o Use Ini File Setting dapat berfungsi secara efisien dengan proses yang cepat pada saat Anda akan melakukan perbaikan pada ponsel-ponsel yang sejenis dengan ponsel pada setingan awal.
o Import Sim-Lock berfungsi mengirim sim-lock dari file pada saat terjadi sim-card not accepted.
o Flash PPM Only berfungsi mengeflash PPM-nya saja. Flash PPM Only efektif digunakan pada saat akan mengubah setingan bahasa pada ponsel.
12. Tombol Start atau Stop berfungsi untuk menjalankan atau menghentikan perintah yang akan atau sedang dikerjakan.
13. Kolom Progress Windows menampilkan secara detil tipe kerusakan dan informasi pada ponsel.
14. Tombol UI Option berfungsi sebagai bagian dari perintah pada proses flash. Selain itu UI Option merupakan sebuah langkah singkat, dengan cara mencentangi kolom kemudian kolom tersebut di-klik ganda. Beberapa kolom yang termasuk UI Option sebagai berikut:
o Save User Setting berfungsi mem-back-up atau menyimpan setingan utama sebelum melakukan flashing.
o UI Default berfungsi mengubah setingan pengguna kembali ke setingan awal.
o Full Factory Default berfungsi mengembalikan ponsel hasil flash kembali ke setingan standart atau pabrik.
o Init SIM Lock berfungsi membuka jaringan yang terkunci oleh operator (SP-Lock).
o Set FAID berfungsi mengalkulasi ulang FAID (Flash Authority ID). Proses ini sebaiknya dilakukan setelah melakukan flashing MCU dan PPM.
o Reset User Lock berfungsi mengembalikan pin kode ponsel ke pin kode standart pabrik (pin: 12345).
o Rebort in Normal Mode berfungsi me-rebort sistem operasi ponsel untuk mengecek kondisi sistem operasi ponsel setelah selesai melakukan proses flashing. Dengan catatan, sim card dimasukkan terlebih dahulu saat akan rebort.
o LCD Contrast berfungsi mengeset ketajaman tampilan pada layar ponsel.
15. Aux Fuctions terdiri dari lima komponen yang berfungsi sebagai berikut:
o Rebuild Imei berfungsi membaca nomor Imei ponsel sekaligus bisa dipergunakan untuk merubah no Imei ponsel tersebut.
o Read Flash berfungsi membackup firmware ponsel sebelum dilakukan proses flashing (khusus DCT3). Sebelum melakukan read flash, Anda centang terlebih dahulu bagian UI Default, Full Factory Setting dan Set FAID.
o Convert Files berfungsi mengonversi file yang berekstensi *.fls menjadi file berekstensi Nokia Wintesla standart.
o Erase Flash berfungsi menghapus seluruh atau sebagian dari isi flash EEPROM ponsel yang rusak.
o Create Ini File berfungsi seperti membuat folder flash. Hal ini sangat memudahkan Anda saat akan melakukan flashing dengan ponsel dan setingan (MCU, PPM dan UI Setting) yang sama, Anda tinggal membuka folder dan menjalankannya.
16. Language Code berfungsi sebagai panduan pengisian PPM berdasarkan variasi setingan bahasa pada ponsel.
17. Progress bar berfungsi untuk menunjukkan prosentase proses flash yang sedang berlangsung.
Tulisan ini merangkum pembacaan menu Info pada ponsel DCT-4, bisa dilihat pada deskripsinya sebagai berikut:
MCU Sw = data Utama ponsel (jika Corrupt ponsel akan Matot, dsb)
PPM Sw = data Paket Bahasa (jika Corrupt ponsel akan Blank)
Prd.Cd = Product Code (bisa diubah agar sesuai Back Casing dengan menggunakan PM Edit)
Bpr Cd = Basic Product Code = sama dengan Prd.Cd
Pro. Sn = Product Serial Number
HW = Hardware ID ponsel tersebut
PCI = Peripheral Component Interconnect (jalur antar komponen)
UEM = Universal Energy Management ID = IC Power Nokia DCT4/WD2
UPP = Universal Phone Processor ID = CPU Nokia DCT4/WD2
RFIC = Radio Frequency IC ID = Identitas IC Signal Processor Nokia
DSP = Data Signal Processor ID
LCD = Type Liquid Crystal Display yang terpasang
IMEI = International Mobile Equipment Identity = No. IMEI ponsel.
SLconf= SIM Lock Configuration = Kode jaringan. Keadaan Standar adalah 001-01. selain itu maka ponsel dalam keadaan terkunci
SLprof = SIM Lock Proof
SLvar = SIM Lock variable
SLaux = SIM Lock auxiliary
Provider : Operator yang mengunci ponsel. Test Equipment adalah kondisi normal (tidak terkunci) Not found berarti keadaan terkunci (4 locks) dibawahnya adalah kode yang perlu ditekan pada ponsel untuk membuka kunci jaringan)mkiosonline